<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for MOTIVASI DAN INSPIRASI</title>
	<atom:link href="http://afauziyah.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://afauziyah.wordpress.com</link>
	<description>oleh Ainy Fauziyah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 08:07:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Mengatasi Ketakutan dan Kegelisahan? by ainyfauziyah</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/2008/06/21/bagaimana-cara-mengatasi-ketakutan-dan-kegelisahan/#comment-125</link>
		<dc:creator>ainyfauziyah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 08:07:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afauziyah.wordpress.com/?p=20#comment-125</guid>
		<description>Wa&#039;alaikum salam Mas Indra. Mas Indra yang budiman, saya dapat merasakan perasaan takut Anda akan isu ancaman pengeroyokan tersebut. Kalau saya boleh jujur, saya pribadi sangat menghormati sikap Anda, atas &#039;kemauan&#039; Anda mengatasi rasa takut tersebut. Juga, niat baik yang telah Anda lakukan dengan bicara baik2 kepada bersangkutan. 

Mas Indra, terkadang isue itu adalah berita isapan jempol, sesuatu yang ditambah-tambah oleh orang lain. Namun, kadang juga berita benar adanya. Pertanyaan saya, dalam dua bulan terakhir ini, apakah Anda bertegur sapa dengan yang bersangkutan ketika berjumpa? Atau, Anda belum bertemu yang bersangkutan dalam 2 bulan ini? 

Saran saya, jika Anda memiliki kesempatan untuk bertemu yang bersangkutan, sapalah dengan tulus, buanglah rasa takut itu, tunjukkan niat baik, rasa hormat serta ketulusan Anda terhadapnya, untuk menghindari prasangka. Tunjukkan kepada beliau, bahwa Anda sama sekali tidak mencari musuh, sebaliknya, Anda tipe orang yang menghormati orang lain serta senang membantu teman dalam hal kebaikan. Selebihnya, saya yakin Anda telah berdoa kepada Allah, mohon perlindungan-Nya agar dihindarkan dari fitnah.

Untuk mengusir rasa takut tersebut, bersikaplah yang wajar seperti biasanya, ngobrol dengan teman sekolah seperti biasanya, sesuatu yang positif, misalnya apa keinginan mulia Anda yang ingin Anda capai saat ini, atau Anda menanyakan apa yang sedang teman2 Anda lakukan saat ini. Dengan demikian, Anda menunjukkan sikap perhatian Anda terhadap teman Anda. Mulailah dari sesuatu yang sangat sederhana dan lakukan dengan sepenuh hati.

Selamat mencoba ya, saya tunggu kabar berikutnya tentang keberhasilan Anda mengusir rasa takut tersebut, sehingga kita dapat berbagi dengan teman lainnya atas kesuksesan Anda. Saya tunggu ya ;-)

Ainy
AINY COACHING
Personal &amp; Professional Development
www.ainyfauziyah.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikum salam Mas Indra. Mas Indra yang budiman, saya dapat merasakan perasaan takut Anda akan isu ancaman pengeroyokan tersebut. Kalau saya boleh jujur, saya pribadi sangat menghormati sikap Anda, atas &#8216;kemauan&#8217; Anda mengatasi rasa takut tersebut. Juga, niat baik yang telah Anda lakukan dengan bicara baik2 kepada bersangkutan. </p>
<p>Mas Indra, terkadang isue itu adalah berita isapan jempol, sesuatu yang ditambah-tambah oleh orang lain. Namun, kadang juga berita benar adanya. Pertanyaan saya, dalam dua bulan terakhir ini, apakah Anda bertegur sapa dengan yang bersangkutan ketika berjumpa? Atau, Anda belum bertemu yang bersangkutan dalam 2 bulan ini? </p>
<p>Saran saya, jika Anda memiliki kesempatan untuk bertemu yang bersangkutan, sapalah dengan tulus, buanglah rasa takut itu, tunjukkan niat baik, rasa hormat serta ketulusan Anda terhadapnya, untuk menghindari prasangka. Tunjukkan kepada beliau, bahwa Anda sama sekali tidak mencari musuh, sebaliknya, Anda tipe orang yang menghormati orang lain serta senang membantu teman dalam hal kebaikan. Selebihnya, saya yakin Anda telah berdoa kepada Allah, mohon perlindungan-Nya agar dihindarkan dari fitnah.</p>
<p>Untuk mengusir rasa takut tersebut, bersikaplah yang wajar seperti biasanya, ngobrol dengan teman sekolah seperti biasanya, sesuatu yang positif, misalnya apa keinginan mulia Anda yang ingin Anda capai saat ini, atau Anda menanyakan apa yang sedang teman2 Anda lakukan saat ini. Dengan demikian, Anda menunjukkan sikap perhatian Anda terhadap teman Anda. Mulailah dari sesuatu yang sangat sederhana dan lakukan dengan sepenuh hati.</p>
<p>Selamat mencoba ya, saya tunggu kabar berikutnya tentang keberhasilan Anda mengusir rasa takut tersebut, sehingga kita dapat berbagi dengan teman lainnya atas kesuksesan Anda. Saya tunggu ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ainy<br />
AINY COACHING<br />
Personal &amp; Professional Development<br />
<a href="http://www.ainyfauziyah.com" rel="nofollow">http://www.ainyfauziyah.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Mengatasi Ketakutan dan Kegelisahan? by indra</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/2008/06/21/bagaimana-cara-mengatasi-ketakutan-dan-kegelisahan/#comment-123</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 06:52:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afauziyah.wordpress.com/?p=20#comment-123</guid>
		<description>assalamu alaikum...
ginih mba....saya kan di adu domba sama mantan pacar saya dengan pacar nya sendiri , saya ampir berantem dgn dia di sekolah...
setelah di bicarakan dgn baik2, akhir nya salah paham itu selesai....tpi stelah ampir 2 bulan dia ngungkit2 lagi masalah salah paham yang dulu.....
dan saya dengar2 dri teman2 saya kata nya dia mau keroyok saya ma teman2 nya, sepontan saya pnya rasa takut....
dan stiap ari di sekolah saya slalu takut, mau skolah juga takut.
nah mba gmana nya cara mengatasi rasa takut itu??????
tolong di bantu nya mba.....
karna saya ingin benar2 sekolah tanpa beban tanpa ras takut....................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu alaikum&#8230;<br />
ginih mba&#8230;.saya kan di adu domba sama mantan pacar saya dengan pacar nya sendiri , saya ampir berantem dgn dia di sekolah&#8230;<br />
setelah di bicarakan dgn baik2, akhir nya salah paham itu selesai&#8230;.tpi stelah ampir 2 bulan dia ngungkit2 lagi masalah salah paham yang dulu&#8230;..<br />
dan saya dengar2 dri teman2 saya kata nya dia mau keroyok saya ma teman2 nya, sepontan saya pnya rasa takut&#8230;.<br />
dan stiap ari di sekolah saya slalu takut, mau skolah juga takut.<br />
nah mba gmana nya cara mengatasi rasa takut itu??????<br />
tolong di bantu nya mba&#8230;..<br />
karna saya ingin benar2 sekolah tanpa beban tanpa ras takut&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Mengatasi Ketakutan dan Kegelisahan? by ainyfauziyah</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/2008/06/21/bagaimana-cara-mengatasi-ketakutan-dan-kegelisahan/#comment-122</link>
		<dc:creator>ainyfauziyah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:40:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afauziyah.wordpress.com/?p=20#comment-122</guid>
		<description>Mas Anang yang budiman,

Saya dapat merasakan perasaan Mas Anang yang diliputi ketakutan, sehingga membuat Mas berhalusinasi. Ketakutan Mas Anang yang mendalam membuat Anda berhalusinasi. Ketakutan itulah yang membuat Mas gelisah menjelang tidur. Di saat yang tenang, cobalah menjawab pertanyaan di bawah ini di dalam hati satu persatu secara berurutan dengan jujur, dengarkan dengan hati serta pikiran yang bersih :
1. Apa sebenarnya yang selama ini saya takutkan?
2. Seandainya apa yang saya takutkan itu terjadi, kejadian terburuk apa yang mungkin menimpa saya? 
3. Jika kejadian itu menimpa saya, apa yang harus saya lakukan agar saya menjadi seorang pemenang yang mulia?
4. Jika Anda seorang muslim, menjelang tidur, cobalah membaca &#039;Bismillahirrohmaanirrokhiim&#039; sembari mengartikan dalam hati &#039;dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang&#039;. Sebutlah &#039;Bismillahirrohmaanirrokhiim&#039; pelan2 hingga sekujur tubuh Anda gemetar dan menangis membacanya, hingga hati dan pikiran Anda percaya bahwa Allah memang Maha Pengasih dan Penyayang, bahwa Allah melindungi Anda dari apa yang Anda takutkan, bahwa Allah mengabulkan doa Anda untuk menjadi seorang pemenang yang mulia.

Setelah itu bacalah Al Fatikhah 1 kali, An Naas 3 kali, Al Falaq 3 kali dan Al Ikhlas 3 kali. Insya Allah seluruh halusinasi Anda akan sembuh total berkat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada Anda, ummatNya yang sangat dikasihi Allah.

Jika Anda seorang Non Muslim, cobalah baca doa-doa yang menurut Agama Anda memberi kekuatan dalam diri Anda, yang mendapat pertolongan dari Tuhan. Berdoalah dengan yakin.  Insya Allah, kesembuhan Anda secepatnya terjadi. Amin. Saya bantu doa ya, apapun agama Anda, semoga Allah mengabulkan doa Anda untuk menjadi seorang Anang yang berani menghadapi kenyataan serta menjadi pemenang yang mulia. Amin...

AINY COACHING
Life - Executive - Leadership - Career - Parenting Coach
www.ainyfauziyah.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Anang yang budiman,</p>
<p>Saya dapat merasakan perasaan Mas Anang yang diliputi ketakutan, sehingga membuat Mas berhalusinasi. Ketakutan Mas Anang yang mendalam membuat Anda berhalusinasi. Ketakutan itulah yang membuat Mas gelisah menjelang tidur. Di saat yang tenang, cobalah menjawab pertanyaan di bawah ini di dalam hati satu persatu secara berurutan dengan jujur, dengarkan dengan hati serta pikiran yang bersih :<br />
1. Apa sebenarnya yang selama ini saya takutkan?<br />
2. Seandainya apa yang saya takutkan itu terjadi, kejadian terburuk apa yang mungkin menimpa saya?<br />
3. Jika kejadian itu menimpa saya, apa yang harus saya lakukan agar saya menjadi seorang pemenang yang mulia?<br />
4. Jika Anda seorang muslim, menjelang tidur, cobalah membaca &#8216;Bismillahirrohmaanirrokhiim&#8217; sembari mengartikan dalam hati &#8216;dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang&#8217;. Sebutlah &#8216;Bismillahirrohmaanirrokhiim&#8217; pelan2 hingga sekujur tubuh Anda gemetar dan menangis membacanya, hingga hati dan pikiran Anda percaya bahwa Allah memang Maha Pengasih dan Penyayang, bahwa Allah melindungi Anda dari apa yang Anda takutkan, bahwa Allah mengabulkan doa Anda untuk menjadi seorang pemenang yang mulia.</p>
<p>Setelah itu bacalah Al Fatikhah 1 kali, An Naas 3 kali, Al Falaq 3 kali dan Al Ikhlas 3 kali. Insya Allah seluruh halusinasi Anda akan sembuh total berkat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada Anda, ummatNya yang sangat dikasihi Allah.</p>
<p>Jika Anda seorang Non Muslim, cobalah baca doa-doa yang menurut Agama Anda memberi kekuatan dalam diri Anda, yang mendapat pertolongan dari Tuhan. Berdoalah dengan yakin.  Insya Allah, kesembuhan Anda secepatnya terjadi. Amin. Saya bantu doa ya, apapun agama Anda, semoga Allah mengabulkan doa Anda untuk menjadi seorang Anang yang berani menghadapi kenyataan serta menjadi pemenang yang mulia. Amin&#8230;</p>
<p>AINY COACHING<br />
Life &#8211; Executive &#8211; Leadership &#8211; Career &#8211; Parenting Coach<br />
<a href="http://www.ainyfauziyah.com" rel="nofollow">http://www.ainyfauziyah.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on MENGENAL DIRI SENDIRI by Harry</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/2008/07/11/mengenal-diri-sendiri/#comment-121</link>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 12:43:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afauziyah.wordpress.com/?p=64#comment-121</guid>
		<description>wah, saya jadi termotifasi nih....semoga dapat membantu mencari jadi diriku yang kurasa sudah tak ku kenal....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, saya jadi termotifasi nih&#8230;.semoga dapat membantu mencari jadi diriku yang kurasa sudah tak ku kenal&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Mengatasi Ketakutan dan Kegelisahan? by ANANG</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/2008/06/21/bagaimana-cara-mengatasi-ketakutan-dan-kegelisahan/#comment-120</link>
		<dc:creator>ANANG</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 02:01:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afauziyah.wordpress.com/?p=20#comment-120</guid>
		<description>bu ainy yang terhormat ..saya juga merasakan seperti yang mas aji pernah rasakan..biasanya menjelang tidur, rasa takut dan gelisah terhadap sesuatu yang saya sendiri bingung apa yang saya takutkan seprti berhalusinasi, sering saya tiba-tiba terbangun dari tidur trus pikiran saya bingung/mengatakan saya berada dimana,padahal saya tidur di kamar saya sendiri tapi saya tidak menyadari hal tersebut. tolong bantuannya ibu..bagaimana saya bisa mengatasi permasalahan ini..terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bu ainy yang terhormat ..saya juga merasakan seperti yang mas aji pernah rasakan..biasanya menjelang tidur, rasa takut dan gelisah terhadap sesuatu yang saya sendiri bingung apa yang saya takutkan seprti berhalusinasi, sering saya tiba-tiba terbangun dari tidur trus pikiran saya bingung/mengatakan saya berada dimana,padahal saya tidur di kamar saya sendiri tapi saya tidak menyadari hal tersebut. tolong bantuannya ibu..bagaimana saya bisa mengatasi permasalahan ini..terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Motivasi &amp; Inspirasi by anthon</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/about/#comment-119</link>
		<dc:creator>anthon</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 08:30:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-119</guid>
		<description>Salam,
Saya sdh di Jakarta tgl 12 -  15 November Bu. Padahal saya senang banget utk bisa bertemu Ibu. Mau banyak sharing Bu. Terima kasih juga atas undangannya. Siapa tahu Ibu ke mks bisa hub saya Bu. FB sy sesuai alamat email saya Bu. Semoga ibadah hajinya lancar dan membawa pulang berkah yang melimpah ya Bu. Jangan lupa oleh oleh. Ha3x. Okay dan terima kasih ya bu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,<br />
Saya sdh di Jakarta tgl 12 &#8211;  15 November Bu. Padahal saya senang banget utk bisa bertemu Ibu. Mau banyak sharing Bu. Terima kasih juga atas undangannya. Siapa tahu Ibu ke mks bisa hub saya Bu. FB sy sesuai alamat email saya Bu. Semoga ibadah hajinya lancar dan membawa pulang berkah yang melimpah ya Bu. Jangan lupa oleh oleh. Ha3x. Okay dan terima kasih ya bu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Motivasi &amp; Inspirasi by ainyfauziyah</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/about/#comment-118</link>
		<dc:creator>ainyfauziyah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 05:33:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-118</guid>
		<description>Dear Mas Anthon,

Wah senangnya saya mempunyai teman lagi yang tinggal di Makassar. Mas, berapa lama di Jakarta? Email saya ya di ainy_fauziyah.com ntar kita cari waktu yang pas. Kalau lama di Jakarta, tanggal 23 Oktober 2009 ini saya undang lagi ya di acara Ngopi Bareng Ainy. Alhamdulillah, banyak yang berminat, jadi akan diadakan secara reguler. Awal November ini Insya Allah saya off dulu di wordpress, menikmati ibadah haji selama 1 bulan, setelah itu baru aktif lagi. Facebook saya Ainy Fauziyah. 

Mas, saya yakin dengan kekuatan dan ketabahanmu, bahkan dengan cara berpikir Anda yang bijak. Ini hanyalah sebuah proses menuju yang terbaik...ok.. 

Makin sukses ya,
Ainy Fauziyah
www.ainyfauziyah.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mas Anthon,</p>
<p>Wah senangnya saya mempunyai teman lagi yang tinggal di Makassar. Mas, berapa lama di Jakarta? Email saya ya di ainy_fauziyah.com ntar kita cari waktu yang pas. Kalau lama di Jakarta, tanggal 23 Oktober 2009 ini saya undang lagi ya di acara Ngopi Bareng Ainy. Alhamdulillah, banyak yang berminat, jadi akan diadakan secara reguler. Awal November ini Insya Allah saya off dulu di wordpress, menikmati ibadah haji selama 1 bulan, setelah itu baru aktif lagi. Facebook saya Ainy Fauziyah. </p>
<p>Mas, saya yakin dengan kekuatan dan ketabahanmu, bahkan dengan cara berpikir Anda yang bijak. Ini hanyalah sebuah proses menuju yang terbaik&#8230;ok.. </p>
<p>Makin sukses ya,<br />
Ainy Fauziyah<br />
<a href="http://www.ainyfauziyah.com" rel="nofollow">http://www.ainyfauziyah.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Motivasi &amp; Inspirasi by anthon</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/about/#comment-116</link>
		<dc:creator>anthon</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 08:25:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-116</guid>
		<description>Salam Ibu,
Terima kasih atas saran saran dan motivasinya. Memang benar apa yang Ibu katakan tentang Point 1 diatas. Sebenarnya dengan adanya kejadian ini, saya jadi sadar kalau memang kita tidak seharusnya berbicara apapun soal keputusan kita.demi menghindari hal hal yang kita tidak inginkan.
Terima kasih lagi atas saran Ibu. Saya mohon doanya agar diberikan kekuatan dan ketabahan juga ya Bu.
Sayangnya saya ngga bisa hadir dalam acara Ibu dan tetap terima kasih atas undangannya. Saya berdomisili di Makassar Bu. Saya akan ke Jakarta tanggal 12 Oktober ini. Ibu domisilinya dimana ? siapa tau saya bisa berkunjung ke tempat Ibu. Atau Ibu punya email atau Facebook ? mohon dikasih tau alamatnya ya....
Demikian Ibu, Terima kasih ya... sukses selalu buat Ibu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Ibu,<br />
Terima kasih atas saran saran dan motivasinya. Memang benar apa yang Ibu katakan tentang Point 1 diatas. Sebenarnya dengan adanya kejadian ini, saya jadi sadar kalau memang kita tidak seharusnya berbicara apapun soal keputusan kita.demi menghindari hal hal yang kita tidak inginkan.<br />
Terima kasih lagi atas saran Ibu. Saya mohon doanya agar diberikan kekuatan dan ketabahan juga ya Bu.<br />
Sayangnya saya ngga bisa hadir dalam acara Ibu dan tetap terima kasih atas undangannya. Saya berdomisili di Makassar Bu. Saya akan ke Jakarta tanggal 12 Oktober ini. Ibu domisilinya dimana ? siapa tau saya bisa berkunjung ke tempat Ibu. Atau Ibu punya email atau Facebook ? mohon dikasih tau alamatnya ya&#8230;.<br />
Demikian Ibu, Terima kasih ya&#8230; sukses selalu buat Ibu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Motivasi &amp; Inspirasi by AINY COACHING</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/about/#comment-114</link>
		<dc:creator>AINY COACHING</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 13:08:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-114</guid>
		<description>Dear Mas Anton,

Terima kasih ya atas doanya yang tulus, demikian juga sebaliknya, semoga Allah meningkatkan ketegaran Mas Anton untuk selalu bertindak tegas.\ Tentang sikap Anda yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan A, itu adalah keputusan yang professional dan Anda melakukannya dengan benar. 

Hanya saja, satu hal yang perlu Anda catat :

1. Jika Anda melakukan memutuskan hubungan kerja baik dengan mitra perusahaan, sebaiknya tidak perlu diberitahukan pada orang yang tidak berkepentingan. Hal itu untuk menghindari &#039;gossip&#039; serta bumbu2 yang tidak kita inginkan. 

2. Saat memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan A, saya berasumsi Anda telah berkonsultasi dengan atasan Anda maupun pihak terkait di perusahaan Anda bukan? Kalaupun ada yang memutarbalikkan fakta dan menyampaikan berita sebaliknya ke perusahaan A, sebaiknya Anda tidak perlu merisaukannya. Kenapa? Karena Anda memutuskan hubungan kerja secara professional serta tidak ada kepentingan maupun dendam pribadi.

3. Jika pihak kantor Anda meminta Anda menghubungi perusahaan A, secara professional Anda memang harus melakukannya, bukan? Sebaiknya Anda tidak perlu memikirkan apakah perusahaan A besar kepala atau tidak, karena belum tentu perusahaan A berpikiran negatif. Kalaupun suatu saat Anda bertemu beliau, berbesar hatilah untuk menyapanya dan buktikan bahwa Anda memang tidak memiliki masalah pribadi dengan beliau.

Tentang ketakutan Anda, langkah yang perlu Anda lakukan :
1. Terimalah rasa takut itu sambil mengatakan pada diri Anda, saya menerima rasa takut ini.
2. Dan saya berani menghadapinya dengan cara yang mulia.

Ulangilah berkali-kali kata2 tsb ketika perasaan itu muncul dan bayangkan seperti apa yang Anda ucapkan.

Mas Anton, jika Anda berada di Jakarta, hadir ya ke acara saya Ngopi Bareng Ainy di Cafe Au Lait Jl. Cikini Raya 17 depan Menteng Huis samping Bakoel Koffie hari Jumat ini 9 oktober&#039;09 jam 18.30-20.30 dalam rangka memotivasi diri dengan tema RECHARGE YOUR WILLINGNESS. Ditunggu ya.

Ainy
AINY COACHING
www.ainyfauziyah.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mas Anton,</p>
<p>Terima kasih ya atas doanya yang tulus, demikian juga sebaliknya, semoga Allah meningkatkan ketegaran Mas Anton untuk selalu bertindak tegas.\ Tentang sikap Anda yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan A, itu adalah keputusan yang professional dan Anda melakukannya dengan benar. </p>
<p>Hanya saja, satu hal yang perlu Anda catat :</p>
<p>1. Jika Anda melakukan memutuskan hubungan kerja baik dengan mitra perusahaan, sebaiknya tidak perlu diberitahukan pada orang yang tidak berkepentingan. Hal itu untuk menghindari &#8216;gossip&#8217; serta bumbu2 yang tidak kita inginkan. </p>
<p>2. Saat memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan A, saya berasumsi Anda telah berkonsultasi dengan atasan Anda maupun pihak terkait di perusahaan Anda bukan? Kalaupun ada yang memutarbalikkan fakta dan menyampaikan berita sebaliknya ke perusahaan A, sebaiknya Anda tidak perlu merisaukannya. Kenapa? Karena Anda memutuskan hubungan kerja secara professional serta tidak ada kepentingan maupun dendam pribadi.</p>
<p>3. Jika pihak kantor Anda meminta Anda menghubungi perusahaan A, secara professional Anda memang harus melakukannya, bukan? Sebaiknya Anda tidak perlu memikirkan apakah perusahaan A besar kepala atau tidak, karena belum tentu perusahaan A berpikiran negatif. Kalaupun suatu saat Anda bertemu beliau, berbesar hatilah untuk menyapanya dan buktikan bahwa Anda memang tidak memiliki masalah pribadi dengan beliau.</p>
<p>Tentang ketakutan Anda, langkah yang perlu Anda lakukan :<br />
1. Terimalah rasa takut itu sambil mengatakan pada diri Anda, saya menerima rasa takut ini.<br />
2. Dan saya berani menghadapinya dengan cara yang mulia.</p>
<p>Ulangilah berkali-kali kata2 tsb ketika perasaan itu muncul dan bayangkan seperti apa yang Anda ucapkan.</p>
<p>Mas Anton, jika Anda berada di Jakarta, hadir ya ke acara saya Ngopi Bareng Ainy di Cafe Au Lait Jl. Cikini Raya 17 depan Menteng Huis samping Bakoel Koffie hari Jumat ini 9 oktober&#8217;09 jam 18.30-20.30 dalam rangka memotivasi diri dengan tema RECHARGE YOUR WILLINGNESS. Ditunggu ya.</p>
<p>Ainy<br />
AINY COACHING<br />
<a href="http://www.ainyfauziyah.com" rel="nofollow">http://www.ainyfauziyah.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Motivasi &amp; Inspirasi by anthon</title>
		<link>http://afauziyah.wordpress.com/about/#comment-113</link>
		<dc:creator>anthon</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 08:43:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-113</guid>
		<description>Salam Jumpa Ibu,
Semoga Ibu selalu dalam lindunganNYA.
Ibu saya mau sharing lagi nih. Begini, dulu sewaktu pertama kali saya diberikan kepercayaan memegang tanggung jawab di perusahaan tempat saya bekerja, saya sudah mendapatkan banyak tentangan.
Salah satunya dari salah seorang pimpinan perusahaan ( A ) yang dulu sangat akrab dengan mantan boss saya yang sudah resign akibat mau diperiksa oleh pimpinan saya. Sebenarnya si A dan mantan boss saya itu memang terjalin hubungan bisnis yang boleh dikatakan erat sekali bu. Tetapi karena perusahaannya si A ini tidak mau memberikan apa yang seharusnya mereka berikan ke perusahaan kami ( refund ) selama saya melanjutkan kepemimpinan di perusahaan ini, maka saya mengambil tindakan untuk tidak lagi bekerja sama dengan si A.
Saya sempat ngomong dengan salah seorang suami dari anak buah si A mengatakan bahwa perusahaan si A ngga bisa memberikan refund seperti yang kami inginkan, oleh sebab itu kami tidak bisa memakai A untuk sementara waktu.
Nah sialnya bagi saya, ada orang yang memanas manasi situasi ini sehingga telinga si A jadi panas dan tiba tiba telpon saya marah marah dan ngancam. Saya dibilangin &quot;jangan membawa bawa nama perusahaan ini dan jangan menjelek jelekkan&quot; sambil banting telepon. Memang si A salah satu keluarga orang yang berpengaruh di daerah ini Bu.
Saya punya saksi yang bersama saya sewaktu saya mengungkapkan kata kata soal tadi diatas Bu. Dan sama sekali tidak ada kata kata menjelek jelekkan. Toh itu sesuai kenyataan.
Memang tipikal orang di tempat saya temperamental tinggi Bu.
Nah, sebenarnya masalah ini sudah lama selesai. Tetapi semenjak itu, saya seakan akan jadi Paranoid dan kalau selalu ingat masalah itu saya jadi ada kekuatiran. 
Pertanyaan saya, Bagaimana saya bisa tidak memikirkan hal itu lagi bu ?
persoalannya sekarang, tempat perusahaan saya bekerja ( atas perintah dari Pusat, yang saya sama sekali tidak bisa menolaknya ) sekali waktu akan memakai jasa dia untuk membuat acara atau yang lainnya dikarenakan perusahaan itu merupakan perusahaan yang cukup ternama di tempat saya.
Saya terus terang rasanya ngga bisa terima saya digituin sama Dia Bu. Mau bicara ke si A, malah memperbesar kepala dia juga. apa yang harus dilakukan ibu ? mohon arahannya.
o ya, sewaktu dia membentak saya, saya minta tolong ke ipar saya karena kebetulan ipar saya kenal baik sama dia. Dia bilang ke ipar saya kalau saya ceritain yang jelek jelek ke orang tentang dia. Akhirnya ipar saya menjelaskan kalau &quot; saya dipanggil ke perusahaan saya untuk meluruskan apa yang &quot;bengkok&quot; termasuk mantan boss saya. jadi banyak orang yang menjelek jelekkan saya dan memanas manasi si A &quot;. si A akhirnya &quot;ngerti&quot; karena dia ngga enak dengan ipar saya yang tergolong orang penting juga bu. Tetapi sewaktu ketemu saya di rumah makan, dia seakan akan pura pura ngga lihat.
mohon jawaban dari ibu ya. terima kasih atas waktunya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Jumpa Ibu,<br />
Semoga Ibu selalu dalam lindunganNYA.<br />
Ibu saya mau sharing lagi nih. Begini, dulu sewaktu pertama kali saya diberikan kepercayaan memegang tanggung jawab di perusahaan tempat saya bekerja, saya sudah mendapatkan banyak tentangan.<br />
Salah satunya dari salah seorang pimpinan perusahaan ( A ) yang dulu sangat akrab dengan mantan boss saya yang sudah resign akibat mau diperiksa oleh pimpinan saya. Sebenarnya si A dan mantan boss saya itu memang terjalin hubungan bisnis yang boleh dikatakan erat sekali bu. Tetapi karena perusahaannya si A ini tidak mau memberikan apa yang seharusnya mereka berikan ke perusahaan kami ( refund ) selama saya melanjutkan kepemimpinan di perusahaan ini, maka saya mengambil tindakan untuk tidak lagi bekerja sama dengan si A.<br />
Saya sempat ngomong dengan salah seorang suami dari anak buah si A mengatakan bahwa perusahaan si A ngga bisa memberikan refund seperti yang kami inginkan, oleh sebab itu kami tidak bisa memakai A untuk sementara waktu.<br />
Nah sialnya bagi saya, ada orang yang memanas manasi situasi ini sehingga telinga si A jadi panas dan tiba tiba telpon saya marah marah dan ngancam. Saya dibilangin &#8220;jangan membawa bawa nama perusahaan ini dan jangan menjelek jelekkan&#8221; sambil banting telepon. Memang si A salah satu keluarga orang yang berpengaruh di daerah ini Bu.<br />
Saya punya saksi yang bersama saya sewaktu saya mengungkapkan kata kata soal tadi diatas Bu. Dan sama sekali tidak ada kata kata menjelek jelekkan. Toh itu sesuai kenyataan.<br />
Memang tipikal orang di tempat saya temperamental tinggi Bu.<br />
Nah, sebenarnya masalah ini sudah lama selesai. Tetapi semenjak itu, saya seakan akan jadi Paranoid dan kalau selalu ingat masalah itu saya jadi ada kekuatiran.<br />
Pertanyaan saya, Bagaimana saya bisa tidak memikirkan hal itu lagi bu ?<br />
persoalannya sekarang, tempat perusahaan saya bekerja ( atas perintah dari Pusat, yang saya sama sekali tidak bisa menolaknya ) sekali waktu akan memakai jasa dia untuk membuat acara atau yang lainnya dikarenakan perusahaan itu merupakan perusahaan yang cukup ternama di tempat saya.<br />
Saya terus terang rasanya ngga bisa terima saya digituin sama Dia Bu. Mau bicara ke si A, malah memperbesar kepala dia juga. apa yang harus dilakukan ibu ? mohon arahannya.<br />
o ya, sewaktu dia membentak saya, saya minta tolong ke ipar saya karena kebetulan ipar saya kenal baik sama dia. Dia bilang ke ipar saya kalau saya ceritain yang jelek jelek ke orang tentang dia. Akhirnya ipar saya menjelaskan kalau &#8221; saya dipanggil ke perusahaan saya untuk meluruskan apa yang &#8220;bengkok&#8221; termasuk mantan boss saya. jadi banyak orang yang menjelek jelekkan saya dan memanas manasi si A &#8220;. si A akhirnya &#8220;ngerti&#8221; karena dia ngga enak dengan ipar saya yang tergolong orang penting juga bu. Tetapi sewaktu ketemu saya di rumah makan, dia seakan akan pura pura ngga lihat.<br />
mohon jawaban dari ibu ya. terima kasih atas waktunya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
