Jangan Pernah Menyerah, Jangan Pernah Berhenti

Percayakah Anda bahwa Allah menciptakan mahluk hidup di bumi ini dengan memberinya berbagai kelebihan, tidak peduli apakah Anda seorang cacat secara fisik?  Tahukah Anda bahwa cacat secara fisik bukanlah halangan bagi orang-orang yang ingin menuju kesuksesan?

Carlana Stone Lawson, seorang wanita warga negara Amerika berbagi pengalamannya dalam menyikapi kecelakaan yang telah mengubah hidupnya secara drastis. Dalam bukunya Never Give In, Never Give Up (Jangan Pernah Berhenti, Jangan Pernah Menyerah), Carlana yang lumpuh dan telah berada di kursi roda sejak usia tujuh belas tahun akibat kecelakaan, menceritakn perjalanan hidupnya dari seorang cheerleader yang cantik dan dipuja menjadi seorang wanita yang tetap cantik namun menghabiskan masa hidupnya diatas kursi roda karena lumpuh. Bukan hal yang mudah bukan?

Ketika sadar dirinya lumpuh secara fisik akibat kecelakaan yang membuatnya cedera saraf tulang belakang, Carlana berusaha mengenal dirinya dengan mengkaji ulang makna diri sendiri. Dia berusaha untuk tidak terdampar pada ‘keraguan’ yang dapat membuatnya lumpuh secara mental.

Dalam usahanya, Carlana mulai mengingat keistimewaan diri dengan cara membuat rangkaian hal-hal yang dia sukai dari dirinya sendiri. Dia juga mulai mengungkap rahasia dirinya untuk menumbuhkan kepercayaan dan terbebas dari rasa takut. Carlana bertekad bahwa meskipun diatas kursi roda hidup tidak dapat memaksanya untuk berlutut mengaku kalah.  Dia harus bangkit.

Yang menarik darinya adalah meski ‘lumpuh’ dirinya tidak pernah putus asa untuk meraih berbagai hal yang istimewa. Menurut Carlana kelumpuhan secara fisik, perceraian, kehilangan pekerjaan atau kehilangan orang yang dicintai dapat menjadikan Anda lumpuh secara mental. Penderitaan adalah tantangan. Kejujuran dan keberanian dalam menghadapi tantangan telah terbukti mampu menghantarkan dirinya sebagai pemenang dalam menghadapi setiap keadaan yang penuh cobaan.

Cacat fisik tidak membuatnya mudah menyerah pada keadaan, tidak juga menghalanginya untuk melakukan terjun payung dan main ski, bentuk olah raga yang umumnya dilakukan oleh orang-orang yang sehat secara jasmani. 

Carlana adalah seorang pengejar impian yang telah mampu membuktikan kepada dunia bahwa cacat fisik bukanlah halangan untuk menjadikannya sebagai produser televisi yang sukses dan mampu menerbangkan pesawatnya sendiri. Kini dia mengepalai LA School District Job Club bagi kaum muda yang labil pada usia 15 hingga 21 tahun. Menjadi pembicara secara rutin pada program bagi kaum muda dan dewasa yang cedera saraf tulang belakang.

3 thoughts on “Jangan Pernah Menyerah, Jangan Pernah Berhenti

  1. Ha.. good arcticle. Agar bisa tampil banyak naskah di layar, setiap hendak posting, jangan lupa klik “more” di akhir naskah paragraf/alinea pertama. Fasilitas itu ada/keluar setiap kali hendak memosting naskah baru. Tulisan yang telanjur keluar, tinggal klik “edit” lalu tambahkan “more” pada akhir paragraf pertama.

    “More” itu ada di bagian atas kotak posting, berjejer dengan fasilitas yang lain. Coba o

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s