KEBENCIAN

“KEBENCIAN itu berawal dari salah paham yang tak terselesaikan.”
— Ainy Fauziyah, Leadership Coach & Motivator —

Bayangkan! Jika diri ini dipenuhi oleh KEBENCIAN kepada seseorang. Tentu saja, hati ini terasa sakit. Bahkan, bisa berujung untuk saling menyakiti.

Seorang karyawati lulusan sebuah universitas ternama di Indonesia, mengeluhkan kesedihannya karirnya yang tak kunjung meningkat. Dimatanya, orang-orang di sekitarnya itu seolah membenci dirinya.

Setelah mengajaknya berbicara dari hati ke hati, barulah ia menyadari bahwa ternyata selama ini, orang-orang itu tak pernah membencinya. Justru sebaliknya. Dirinyalah yang membenci mereka.

Saat itulah ia berucap,”Mbak Ainy, betapa KEBENCIAN itu telah menjauhkan saya dari KEBAHAGIAAN dan KESUKSESAN yang saya inginkan?

KEBENCIAN memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menjauhkan kita dari KEBAJIKAN, khususnya KEBAHAGIAAN dan KESUKSESAN yang kita impikan. Sangat berbahaya, bukan?

Jadi, apa yang harus kita lakukan?

Pertama, memaafkan. Kedua, lakukan segala sesuatu sepenuh hati. Ketiga, senyum ikhlas, khususnya kepada orang yang bersangkutan. Dan keempat, perlakukan orang lain sebagaimana diri kita ingin diperlakukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s